Bantu
Kecakapan Umum Golongan Siaga Tingkat Kedua, mengkiaskan tingkat kecakapan Siaga yang dapat membantu pekerjaan-pekerjaan tertentu. Tingkat selanjutnya adalah Tata.
Barung
Di dalam Pramuka Golongan Siaga, yang berarti tempat penjaga ramuan bangunan mengkiaskan kelompok kecil Siaga yang beranggotakan 6 sampai dengan 8 anak. Sedangkan kumpulan dari beberapa barung disebut dengan Perindukan.
Bantara
Tingkatan pertama dalam Pramuka Golongan Penegak, dikukuhkan setelah berhasil memenuhin semua hal yang dipersyaratkan
Kembali ke atasDianpinru
Singkatan dari "Gladian Pimpinan Regu", yaitu kegiatan khusus untuk melatih para Pimpinan Regu
Dianpinsa
Singkatan dari "Gladian Pimpinan Sangga", yaitu kegiatan khusus untuk melatih para Pimpinan Sangga
DKG
Singkatan dari "Dewan Kerja Galang"
DKA
Singkatan dari "Dewan Kerja Ambalan"
DKR
Singkatan dari "Dewan Kerja Ranting"
DKC
Singkatan dari "Dewan Kerja Cabang"
DKD
Singkatan dari "Dewan Kerja Daerah"
DKN
Singkatan dari "Dewan Kerja Nasional"
Kembali ke atasKMD
Singkatan dari "Kursus Mahir Dasar", yaitu kegiatan pendidikan dan pelatihan tingkat dasar bagi calon pelatih Pramuka
KML
Singkatan dari "Kursus Mahir Lanjut", yaitu kegiatan pendidikan dan pelatihan lanjutan bagi calon pelatih Pramuka
Kembali ke atasMula
Kecakapan Umum Golongan Siaga Tingkat Pertama, mengkiaskan tingkat kecakapan mula-mula (awal) yang dimiliki Siaga. Tingkat selanjutnya adalah Bantu.
Kembali ke atasPerindukan
Yang berarti tempat anak dan cucu berkumpul, mengkiaskan kelompok Siaga yang terdiri atas 3 sampai dengan 4 Barung.
Pinru
Singkatan dari Pimpinan Regu
Pradana
Ketua Dewan Ambalan/Saka untuk Pramuka Golongan Penegak
Pratama
Ketua Dewan Galang/Saka untuk Pramuka Golongan Penggalang
Kembali ke atasSaka
Singkatan dari "Satuan Karya"
Sako
Singkatan dari "Satuan Komunitas"
SKK
Singkatan dari "Syarat Kecakapan Khusus"
SKU
Singkatan dari "Syarat Kecakapan Umum"
Kembali ke atasTata
Kecakapan Umum Golongan Siaga Tingkat Ketiga, mengkiaskan tingkat kecakapan Siaga sudah diikutsertakan untuk menata karya kesiagaan. Menata karya artinya menyusun dan mengatur pekerjaan dengan rapih dan bersih. Ini adalah tingkat kecakapan umum tertinggi Golongan Siaga, dan merupakan salah satu syarat mengikuti ujian Pramuka Garuda Golongan Siaga.
TKK
Singkatan dari "Tanda Kecakapan Khusus"
TKU
Singkatan dari "Tanda Kecakapan Umum"
Kembali ke atasSemua ≠ Seluruh
Menurut KBBI;
semua artinya /se-mua/ num segala; sekalian: -- orang menangisi kepergiannya
seluruh artinya /se-lu-ruh/ num seantero (menunjukkan suatu keutuhan): -- dunia, -- tubuh
Penggunaan keduanya berbeda, semua digunakan untuk jamak, sedangkan seluruh digunakan untuk tunggal/kesatuan utuh. Untuk lebih jelasnya coba perhatikan contoh kalimat ini.
Penggunaan Yang Benar
Semua warga negara di seluruh Indonesia ikut merayakan kemerdekaan.
Penggunaan Yang Salah
Seluruh warga negara di semua Indonesia ikut merayakan kemerdekaan.
Penggunaan kata seluruh warga menjadi terasa aneh karena warganya hanya 1 orang, sedangkan penggunaan kata semua Indonesia menjadi berkesan bahwa terdapat banyak negara Indonesia.
Tiap-Tiap ≠ Masing-Masing
Menurut KBBI;
tiap-tiap artinya /ti-ap-ti-ap/ a satu; setiap: -- anak menerima lima ribu rupiah
masing-masing artinya /ma-sing-ma-sing/ pron sendiri-sendiri: setelah upacara, murid-murid kembali ke kelasnya --
Penggunaan keduanya berbeda, tiap-tiap diikuti dengan subjek/objek dan tidak bisa berada di akhir kalimat, sedangkan masing-masing tidak perlu diikuti subjek/objek dan penempatannya bisa berada di akhir kalimat. Untuk lebih jelasnya coba perhatikan contoh kalimat ini.
Penggunaan Yang Benar
Tiap-tiap pemimpin pasukan memerintahkan anggotanya untuk menyimpan buku di dalam tasnya masing-masing.
Penggunaan Yang Salah
Masing-masing pemimpin pasukan memerintahkan anggotanya untuk menyimpan buku di dalam tasnya tiap-tiap.
Penggunaan kata masing-masing yang memiliki arti sendiri-sendiri terasa aneh apabila ditempatkan pada awal kalimat, sedangkan penggunaan kata tiap-tiap lebih aneh lagi karena ditempatkan pada akhir kalimat.
Pukul ≠ Jam
Menurut KBBI;
pukul artinya /pu-kul/ n saat yang menyatakan waktu: hari sudah -- empat sore
jam artinya /jam/ n 1) waktu yang lamanya 1/24 hari (dari sehari semalam); ia berkendara selama 2 --
2) saat tertentu: ia bangun -- lima pagiPenggunaan keduanya bisa sama dan bisa berbeda, tergantung pada peletakannya, serta tidak selalu bisa saling menggantikan. Untuk lebih jelasnya coba perhatikan contoh kalimat ini.
Penggunaan Yang Benar
Latihan Pramuka akan dilaksanakan pada pukul 8-10 pagi, peserta akan belajar sandi morse selama 2 jam.
Penggunaan Yang Salah
Latihan Pramuka akan dilaksanakan pada jam 8-10 pagi, peserta akan belajar sandi morse selama 2 pukul.
Penggunaan kata pukul di akhir kalimat tidak dapat dibenarkan karena harus diikuti dengan keterangan waktu di belakangnya.
Kembali ke atas